empty
 
 
12.02.2026 09:16 AM
Harga Emas Sedikit Melemah Setelah Rilis Data

Kemarin, harga emas turun setelah rilis data yang meyakinkan tentang pasar tenaga kerja AS, yang mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Pada hari Kamis, emas melemah 0,8% setelah menguat 1,2% pada sesi sebelumnya.

This image is no longer relevant

Menurut laporan, jumlah lapangan kerja di AS meningkat paling besar dalam lebih dari satu tahun, dan tingkat pengangguran secara tak terduga turun pada Januari, yang menunjukkan stabilitas pasar tenaga kerja Amerika di awal 2026. Data ketenagakerjaan AS yang kuat, melampaui perkiraan para ekonom, menjadi faktor utama yang memengaruhi sentimen investor. Pasar tenaga kerja yang tangguh umumnya menandakan ketahanan ekonomi, yang dapat mendorong bank sentral untuk mempertahankan kebijakan moneter saat ini, termasuk mempertahankan suku bunga tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama. Hal ini biasanya membuat aset tanpa imbal hasil, seperti emas, menjadi kurang menarik dibandingkan instrumen yang lebih menguntungkan, seperti obligasi atau deposito.

Turunnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed biasanya berkorelasi dengan menguatnya dolar AS. Dolar yang kuat pada gilirannya membuat emas, yang dihargakan dalam mata uang Amerika, menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain. Ini dapat menurunkan permintaan dan, akibatnya, mendorong penurunan harga.

Meski turun, emas tetap berada di atas $5000 per ons. Perlu diingat bahwa pada akhir Januari, logam mulia ini sempat melesat ke rekor tertinggi di atas $5595 sebelum gelombang aksi beli spekulatif menyebabkan reli menjadi terlalu panas. Setelah itu, emas anjlok sekitar 13% hanya dalam dua sesi perdagangan.

Banyak bank memperkirakan tren kenaikan emas akan berlanjut, karena faktor-faktor pendorong kenaikan sebelumnya masih belum berubah—gejolak geopolitik, serangan terhadap independensi The Fed, dan arus keluar modal dari aset tradisional seperti mata uang dan obligasi pemerintah. BNP Paribas SA memproyeksikan bahwa pada akhir tahun harga emas akan mencapai $6000 per ons, sementara Deutsche Bank AG dan Goldman Sachs Group Inc. juga menyampaikan proyeksi yang optimistis.

This image is no longer relevant

Terkait dengan kondisi teknikal emas saat ini, pembeli perlu kembali menguasai level resistance terdekat di $5137. Hal ini akan membuka peluang untuk menargetkan $5223, di atas level tersebut pelemahan lebih lanjut akan cukup sulit ditembus. Target terjauh berada di kisaran $5317. Jika terjadi penurunan harga emas, kubu bearish akan berupaya mengambil alih kendali di $5051. Jika upaya ini berhasil dan terjadi breakout dari kisaran tersebut, hal itu akan menjadi pukulan serius bagi posisi bullish, mendorong emas turun ke level rendah $4975 dengan potensi berlanjut hingga $4893.

Ringkasan
Urgensi
Analitik
Maxim Magdalinin
Mulai berdagang
Dapatkan keuntungan dari perubahan nilai mata uang kripto dengan InstaForex.
Unduh MetaTrader 4 dan buka perdagangan pertama Anda.
  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $1000 lebih banyak!
    Pada Februari kami mengundi $1000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS

Artikel yang direkomendasikan

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback