Pada hari Selasa, pasangan EUR/USD turun menembus level retracement Fibonacci 50,0% di 1,1630. Namun, baik bull maupun bear saat ini belum memiliki kekuatan yang cukup untuk melancarkan serangan baru. Akibatnya, pergerakan turun berpotensi berlanjut hari ini menuju level retracement 61,8% di 1,1578. Pada saat yang sama, konsolidasi ulang di atas level 1,1630 masih sangat mungkin terjadi dan akan membuka peluang bagi trader untuk mengantisipasi kenaikan menuju level Fibonacci 38,2% di 1,1682.

Struktur gelombang pada grafik per jam tetap sederhana. Gelombang naik terakhir yang sudah selesai menembus di atas puncak sebelumnya, sementara gelombang turun terakhir gagal menembus di bawah level terendah sebelumnya. Dengan demikian, tren telah berbalik menjadi bullish. Bull hanya akan bisa melanjutkan kenaikan jika Iran dan Amerika Serikat menandatangani perjanjian sementara, berhenti melanggar ketentuan gencatan senjata, dan Selat Hormuz kembali dibuka dalam waktu dekat. Tanpa perkembangan-perkembangan ini, akan sangat sulit bagi mereka untuk melancarkan serangan yang berkelanjutan.
Beberapa laporan penting dirilis baik di Uni Eropa maupun Amerika Serikat pada hari Selasa. Sayangnya, laporan-laporan tersebut kembali gagal menarik perhatian para trader, meskipun sebenarnya memungkinkan untuk menarik beberapa kesimpulan penting. Percepatan inflasi di Zona Euro menjadi 3,2% tahun ke tahun dan inflasi inti menjadi 2,5% year-on-year memberikan alasan bagi para trader untuk mengantisipasi kebijakan moneter yang lebih ketat dari European Central Bank. Tak perlu lagi dijelaskan bahwa suku bunga yang lebih tinggi umumnya merupakan faktor bullish bagi suatu mata uang, terutama jika bank sentral lain tidak diperkirakan akan memperketat kebijakan. Federal Reserve dan Bank of England sangat kecil kemungkinannya mengambil keputusan bernada hawkish pada bulan Juni. Oleh karena itu, euro seharusnya bisa diharapkan menguat kemarin dan hari ini, namun justru masih berada di bawah tekanan. Apakah laporan JOLTS yang menghalangi bull untuk melancarkan serangan? Laporan tersebut menunjukkan angka yang jauh di atas ekspektasi pasar, tetapi menurut saya, data JOLTS tidak banyak berhubungan dengan pelemahan pasangan ini. Hal yang sama juga berlaku untuk faktor geopolitik, yang dalam beberapa minggu terakhir berubah arah beberapa kali dalam sehari. Menurut saya, bull dan bear sedang terlibat tarik-menarik dalam rentang harga yang terbatas, dengan hanya sedikit memperhatikan berita dan data ekonomi yang masuk. Aktivitas trading tetap sangat rendah.

Pada grafik 4 jam, pasangan ini terus bergerak dalam kisaran horizontal antara level retracement 23,6% di 1,1569 dan level retracement 38,2% di 1,1667. Pasar tidak terburu-buru untuk membuka posisi baru atau menarik kesimpulan yang tegas. Untuk saat ini, saya menyarankan agar berfokus terutama pada grafik per jam, karena pergerakan harga relatif lemah dalam beberapa minggu terakhir. Tidak ada divergensi yang muncul saat ini pada indikator mana pun.
Laporan Commitments of Traders (COT):
Selama pekan pelaporan terakhir, trader profesional menutup 10.196 posisi Long dan 6.109 posisi Short. Selama tujuh minggu di bulan Februari dan Maret, keunggulan besar kubu bullish menghilang akibat perang di Iran, sementara dalam sembilan minggu terakhir situasinya menjadi lebih seimbang seiring penangguhan aktivitas militer di Timur Tengah. Jumlah total posisi Long yang dipegang spekulan saat ini berada di 223.000, dibandingkan dengan 193.000 posisi Short. Kesenjangan kembali melebar menguntungkan euro.
Secara keseluruhan, pelaku pasar besar masih memandang euro secara positif dalam jangka panjang. Tentu saja, berbagai perkembangan global—yang sangat banyak dalam beberapa tahun terakhir—terus memengaruhi sentimen investor. Secara khusus, perhatian pasar tetap tertuju pada Timur Tengah, di mana perang baru sekadar dihentikan sementara, bukan berakhir. Akibatnya, dalam jangka pendek, pergerakan euro dan dolar AS akan lebih ditentukan oleh perkembangan di Iran, bukan oleh kebijakan moneter Federal Reserve atau ECB, maupun oleh data ekonomi.
Kalender ekonomi untuk Amerika Serikat dan Zona Euro:
- Jerman – Services PMI (07:55 UTC).
- Zona Euro – Services PMI (08:00 UTC).
- Amerika Serikat – ADP Employment Change (12:15 UTC).
- Amerika Serikat – ISM Services PMI (14:00 UTC).
Kalender ekonomi untuk 3 Juni memuat empat rilis data, dengan data dari AS sebagai yang paling penting. Data ekonomi berpotensi memengaruhi sentimen pasar pada paruh kedua sesi perdagangan hari Rabu.
Prakiraan dan Rekomendasi Perdagangan EUR/USD:
Posisi short dapat dibuka setelah terjadi rebound dari level 1,1682 pada grafik per jam, dengan target di 1,1630 dan 1,1578. Target pertama sudah tercapai. Posisi short baru dapat dipertimbangkan setelah terjadi rebound lagi dari level 1,1682. Posisi long dapat dibuka setelah terjadi rebound dari level 1,1578, dengan target di 1,1630 dan 1,1682.
Level Fibonacci retracement digambar dari 1,1409 ke 1,1850 pada grafik per jam dan dari 1,2081 ke 1,1411 pada grafik 4 jam.