empty
 
 

23.07.202601:38:17UTC+00Harga Bensin Dekati Level Tertinggi dalam 2 Bulan

Harga bensin di AS naik menjadi sekitar $3,45 per galon, mendekati level tertingginya sejak akhir Mei, seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan yang lebih luas di Timur Tengah. Militan Houthi yang didukung Iran mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap dua kapal tanker minyak Saudi, sehingga memperbesar kekhawatiran akan gangguan lebih lanjut terhadap aliran minyak global, dengan risiko keamanan di Laut Merah kini menambah ketegangan yang sudah ada di Selat Hormuz. Presiden Trump memperingatkan bahwa AS akan menargetkan infrastruktur Iran jika pengiriman melalui Selat tersebut diserang. Kekhawatiran pasokan tambahan juga dipicu oleh serangan terhadap terminal Laut Hitam milik Caspian Pipeline Consortium.

Tekanan kenaikan tersebut sebagian diimbangi oleh tanda-tanda membaiknya ketersediaan bahan bakar di Rusia, setelah Ukraina mengalihkan serangannya dari kilang-kilang minyak utama ke sasaran maritim. Pada saat yang sama, data EIA menunjukkan bahwa persediaan bensin AS naik sebesar 0,765 juta barel dalam minggu yang berakhir 17 Juli, pulih dari level minggu sebelumnya namun masih 7% di bawah rata-rata musiman lima tahun.

  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $4000 lebih banyak!
    Pada Juli kami mengundi $4000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS


Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback